UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPTD PPRD) Provinsi Bali, di Kabupaten Tabanan, terus mencari strategi guna memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Terlebih pencapaian target pendapatan daerah induk Provinsi Bali Tahun 2019 telah diatur melalui Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2019.

Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya menargetkan pendapatan daerah untuk APBD induk 2019 dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp.1.35 triliun lebih, ditingkatkan menjadi Rp. 1.42 triliun dalam APBD Perubahan. Sedangkan pendapatan daerah dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBNKB ) target di APBD induk 2019 sebesar Rp.1.1 triliun menjadi di APBD Perubahan sebesar Rp.1.16 milliar lebih.

Kepala UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan Drs. I Nengah Suarnata mengatakan khusus di wilayah kerjanya ditargetkan realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB ) sebesar Rp.115.999.776 dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp.87.429.427.306. “Oleh karena itu, kami harapkan untuk terus membuat inovasi guna meningkatkan pendapatan daerah, salah satunya kami tempuh dengan yang kami istilahkan Samsat Milenial Malam Minggu”, kata Suarnata. Samsat Milenial Malam Minggu ini difasilitasi di depan pasar senggol kota Tabanan.

Sesuai dengan namanya, inovasi pelayanan ini memang khusus diberikan setiap hari Sabtu malam ( Malam Minggu – red ). Dengan adanya Samsat Milenial Malam Minggu ini, selain untuk meningkatkan PAD terutama yang bersumber dari penerimaan PKB, juga untuk mendekatkan unit layanan terhadap wajib pajak. Sekaligus untuk memberikan kemudahan layanan terutama bagi wajib pajak yang tidak mempunyai waktu membayar PKB pada siang hari dan memberikan pemahaman kepada masyarakat wajib pajak tentang fungsi pajak kendaraan bermotor untuk pembayaran insfratruktur di Provinsi Bali.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan UPTD PPRD Provinsi Bali di kabupaten Tabanan I Gusti Nyoman Wiraguna, S.Sos menambahkan, selain dengan samsat Milenial Malam Minggu, untuk mengoptimalkan pencapaian juga digencarkan sosialisai pada masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan terkait. “Kami meningkatkan sosialisai melalui media sosial maupun pemasangan spanduk dan sosialisasi pada saat pelaksanaan door to door”, ujarnya. Tak ketinggalan sosialisai kepada pengurus Badan Usaha Milik Desa dan LPD yang sudah melakukan kesepahaman bersama Kantor Samsat Tabanan. Di samping meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait di samsat guna tercapainya pelayanan yang optimal di samsat maupun unit layanan lainnya Wiraguna menambahkan, hingga 30 September 2019 capaian PKB sebesar Rp.91.296.600.400 ( 82,79 perses dari target induk). Dan untuk realisasi BBNKB sebesar Rp.73.766.779.000 (90,81 persen dari target induk). “Dari data wajib pajak yang menggunakan layanan Samsat Melenial Malam Minggunya, sehingga kami evaluasi inovasi ini perlu ditingkatkan le depannya”, ujarnya. (Pranata Humas: Ni Made Sarmini)